Mantan. Leverkusen, bintang Fenerbahce Ozturk dalam Pelarian Setelah Penembakan Fatal

Sezer Ozturk Fenerbahce

Sezer Ozturk, mantan pemain Bayer Leverkusen, Fenerbahce, dan Besiktas, dikabarkan terlibat penembakan dengan akibat fatal.

Sezer Ozturk FenerbahceSezer Ozturk mengenakan kaus Fenerbahce dalam pertandingan Piala Turki 2012. (Gambar: dailysabah.com)

Satu orang tewas, sementara empat lainnya luka-luka dalam insiden yang terjadi pada 19 September itu. Menurut saluran Turki NTV Spor, saksi di tempat kejadian mengklaim reaksi Ozturk tampaknya disebabkan oleh kemarahan di jalan.

Sebuah video yang belum diverifikasi beredar di internet tampaknya menunjukkan pesepakbola melepaskan tembakan ke sekelompok orang di distrik Istanbul utara yang disebut ile. Orang yang tewas diidentifikasi sebagai Halil Ibrahim Genc, ​​pria berusia 24 tahun. Ozturk telah buron sejak penembakan itu, dengan polisi berusaha untuk menemukannya.

Siapa Sezer Ozturk?

Lahir di Jerman pada tahun 1985 dalam keluarga etnis Turki, Ozturk adalah produk akademi muda Bayern Leverkusen. Gelandang kreatif membuat tujuh penampilan untuk tim utama Leverkusen pada tahun 2004, sebelum dipinjamkan ke Germinal di Belgia pada tahun 2005, kemudian ditandatangani oleh FC Nurnberg setahun kemudian.

Antara 2011 dan 2013 ia bermain untuk raksasa Turki Fenerhance, mencetak dua gol dalam 15 penampilan. Dia kemudian pindah ke tim besar lain di Istanbul, Besiktas, tanpa menghasilkan dampak setelah transfernya senilai $1,8 juta. Ozturk tidak bisa membuat satu penampilan pun dengan seragam Besiktas dan dipindahkan ke Istanbul Basaksebir dengan status pinjaman pada tahun 2014. Upaya terakhirnya untuk bermain sepak bola tingkat tinggi adalah pada tahun 2015, di Eskisehirspor.

Ozturk bermain untuk semua tim nasional muda Turki dan dianggap sebagai pemain yang sangat berbakat. Ia bahkan pernah sekali tampil untuk tim B Turki pada 2006 dan dipanggil oleh manajer Guus Hiddink untuk persiapan bersama timnas senior pada 2010 untuk kamp pelatihan di AS.

Selama karirnya, Ozturk memenangkan dua Piala Turki, keduanya bersama Fenerbahce (2012 dan 2013).

Setelah pensiun pada tahun 2015, berat badannya bertambah dan menjadi atlet reguler di gym tinju.

Author: Lee Oliver